KATA PENGANTAR
Puji Syukur Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa
karena atas rahmat dan kasih-Nya kepada kami. Sehingga kami dapat menyelesaikan
makalah ini tepat pada waktunya. Walaupun dibarengi oleh tantangan dan
rintangan. Adapun judul makalah ini adalah Manajemen
Perkantoran. Adapun tujuan dari
makalh ini adalah untuk menyelesaikan tugas pembelajaran Pengantar Manajemen
yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana
ruang lingkup manajemen perkantoran. Penulisan makalah ini juga bertujuan untuk
menambah wawasan dan pengetahuan bagi mahasiswa fakultas ekonomi.
Akhirnya
pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan
yang sebesar-besarnya kepada pihak yang telah membantu saya menyelesaikan makalah
ini. Dengan hati yang ikhlas, pada kesempatan ini kami menyampaikan rasa terima
kasih kepada:
1. Yang
teristimewa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Kepada
dosen pembimbing yang telah memberikan dorongan dan semangat selama
penyelesaian makalah ini.
3. Kepada
orangtua yang selalu mendukung kami dalam penyelesaian tugas ini.
4. Kepada
teman-teman yang telah memberikan inspirasi kepada kami sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah ini.
Meskipun
kami berusaha semaksimal mungkin, tetapi
kami menyadari bahwa makalah ini masih
jauh dari harapan, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.
Bekasi,
November 2012 Penulis
i
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR ………………………………………………………………… i
DAFTAR ISI ………………………………………………………………………….. ii
ABSTRAK …………………………………………………………………………….. iii
BAB I : PENDAHULUAN
1.
Latar Belakang ……………………………………………………..
1
2.
Rumusan Masalah ………………………………………………….
2
3.
Tujuan Penulisan …………………………………………………...
2
4.
Metode Penulisan …………………………………………………..
2
BAB II : TINJAUAN PUSTAKA
1.
Pengertian manajemen ……………………………………………..
3
BAB III : ANALISA PEMBAHASAN
1.
Pengertian Manajemen Kantor …………………………………….. 5
2.
Aktivitas Manajemen Kantor ……………………………………… 6
3.
Proses Manajemen Kantor …………………………………………. 9
4.
Perumusan Organisasi ………………………………………………
10
5.
Pendekatan Fungisional dalam Organisasi ………………………. ... 11
6.
Pembagian Kerja dan Penugasan ……………………………………. 12
BAB IV :
PENUTUP
1.
Kesimpulan ……………………………………………………….
.. 13
2.
Saran ……………………………………………………………….
. 13
DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………….
. 14
ii
ABSTRAK
Manajemen Perkantoran
dapat di nyatakan sebagai “Kekuatan yang tidak
berwujud, yang merencanakan, mengorganisasikan da mengkoordonasikan manusia,
bahan-bahan, mesin-mesin, uang dan pasar-pasar dalam bidang pekerjaan kantor
dan mengarahkan dan mengawasi aneka macam hal demikian rupa, hingga di capai
sasaran perusahaan”. Manajemen
perkantoran bukanlah suatu aktivitas yang hanya bersifat
mekanistik. Penerapan fungsi-fungsi manajerial secara efektif menimbulkan
kesulitan
besar.
Dalam proses manajemen, sasaran yang ingin diperoleh adalah
tercapainya tujuansecara efisien. Apabila dlam mencapai tujuan tidak sesuai
dengan perencanaan dan dalam proses kegiatannya menimbulkan pemborosan
tersebut, maka hal tersebut sebaiknyadihindari. Untuk mencegah adanya
pemborosan tersebut, maka sumber-sumber daya yangakan dimanfaatkan dalam proses
mencapai tujuan itu hendaknya dikelola dengan menerapkanfungsi-fungsi
manajemen.Tujuan proses manajemen perkantoran tersedianya informasi yang siap
dipakai.
Ciri-ciri informasi yang siap dipakai adalah: Menerapkan
dan mengembakan kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tertulisdengan relasi
dengan memperhatikan norma dan lingkungan masyarakat. Menerapkan dan mengembangkan kemampuan teknologi informasi
untuk melaksanakantugas secara efektif dan
efisien.
Menerapkan dan mengembangkan
kemampuan untuk merencanakan, melaksanakan,mengorganisasi dan mengevaluasi
tugas yangmenjadi tanggung jawabnya.
iii
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar belakang
Menurut James A.F.Stoner, manajemen adalah suatu proses
perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya
anggota organisasi danmenggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai
tujuan yang telah ditetapkan.Dari gambar di atas menunjukkan bahwa manajemen
adalah Suatu keadaan terdiri dari prosesyang ditunjukkan oleh garis (line)
mengarah kepada proses perencanaan, pengorganisasian,kepemimpinan, dan
pengendalian, yang mana keempat proses tersebut saling mempunyaifungsi
masing-masing untuk mencapai suatu tujuan organisasi.
Dapat disimpulkan
bahwa
Manajemen
Kantor adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengelola, merencanakan,
dan mengontrol setiap aktivitas kantor, dimana hasil akhir kegiatan kantor
ini berujud pelayanan informasi pada berbagai pihak. Sedangkan
beberapa bentuk kegiatan/pekerjaan kantor antara lain: kegiatan catat
mencatat, komunikasi, pengumpulan dan penyimpanan informasi(arsip),
pelayanan tamu, pelayanan rapat dan lainsebagainya.Dalam proses manajemen,
sasaran yang ingin diperoleh adalah tercapainya tujuansecara efisien. Apabila
dlam mencapai tujuan tidak sesuai dengan perencanaan dan dalam proses
kegiatannya menimbulkan pemborosan tersebut, maka hal tersebut sebaiknyadihindari.
Untuk mencegah adanya pemborosan tersebut, maka sumber-sumber daya yangakan
dimanfaatkan dalam proses mencapai tujuan itu hendaknya dikelola dengan
menerapkanfungsi-fungsi manajemen.
Dalam
kehidupan organisasi yang berorientasi pada masa depan, usaha penyelenggaraan
kegiatan perkantoran perlu ditangani secara profesiaonal, dalam arti
bahwa penyelenggaraan kegiatan perkantoran memerlukan pimpinan dan staff
yang mengerti akantugasnya, bersemangat dalam mengejar prestasi dan seorang
karyawan diharapkan dapatmencurahkan perhatiannya secara bersungguh-sungguh,
dan berusaha untuk dapat mengolahinformasi, sehingga dapat menjadi sesuatu yang
berdaya guna. Berdasarkan hal tersebut dapatdikatakan bahwa penyelenggaraan
kegiatan perkantoran adalah merupakan inti kehidupan organisasi.
1
2. Rumusan masalah
1.Apa saja hal-hal yang harus kita ketahui
tentang manajemen perkantoran ?
2. mengapa sering
kali ada bentrok antara karyawan dan perusahaan ?
3.
Kenapa sering kali ada karyawan yang tidak puas terhadap perusahaan ?
3. Tujuan penulisan
1. Mengetahui
semua hal secara jelas dan tepat tentang manajemen terutama manajemen
perkantoran itu sendiri.
2. Mengetahui
sebab bentrok antara karyawan dan perusahaan.
3. Mengetahui
sebab terjadinya ketidakpuasan terhadap perusahaan.
4.
Metode
penelitian:
Dalam
hal ini penulis menggunakan:
1. Metode deskritif,
sebagaimana ditunjukan oleh namanya, pembahasan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang
suatu masyarakat atau kelompok orang tertentu atau gambaran tentang suatu
gejala atau hubungan antara dua gejala atau lebih (Atherton dan Klemmack : 1982).
2. Penelitian kepustakaan, yaitu
Penelitian yang dilakukan melalui kepustakaan,mengumpulkan data-data dan
keterangan melalui buku-buku dan bahan lainnya yang ada hubungannya dengan
masalah-masalah yang diteliti.
2
BAB II
TINJAU PUSTAKA
Sebelum
membahas manajemen kantor ada baiknya mengetahui pengertian
kantor menurut. J.C. Denyer (1973) mengartikan kantor /µthe office, adalah
tempat dimana biasanya pekerjaan
kantor dilakukan dengan nama apapun juga diberikan kepada tempat itu. Sedangkan
menurut Atmosudirdjo kantor adalah unit organisasi yang terdiriatas tempat,
staf personil dan operasi ketatausahaan, guna membantu pimpinan. Tugas utama kantor
adalah menyelenggarakan kegiatan pelayanan dan member dukungan
(fasilitatif) kepada kegiatan operasi organisasi. Fungsi utama suatu kantor
adalah :
·
Pelayanan kepada rekan sekerja, pelanggan,
klien dan tamu organisasi.
·
Pemberian dukungan (fasulitatif) terhadap satuan
kerja operasional (subtantif).
·
Pengelolaan sumber daya organisasi.
·
Pengelolaan data dan informasi organisasi.
Terdapat sedikitnya 5
kata sepadan untuk istilah kantor, yakni:
Ø Jasa, adalah aktivitas ekonomi yang melibatkan
sejumlah interaksi dengan konsumenatau
dengan barang-barang.
Ø Jabatan, adalah sekumpulan
pekerjaan yang berisi tugas-tugas yang sama atau berhubungan satu dengan
yang lain, dan yang pelaksanaannya meminta kecakapan, pengetahuan,
keterampilan dan kemampuan yang juga sama meskipun tersebar di berbagai
tempat.
Ø Gedung Kantor, adalah barang atau
benda tidak bergerak yang dapat menunjang atau
mendukung
pelaksanaan tugas dan fungsi unit kerja.
Ø Ruang Kerja, adalah sebuah
ruangan yang dijadikan sebagai tempat untuk bekerja.
Ø Biro, adalah usaha yang mengkhususkan diri pada
penyediaan jasa bidang tertentu.Sebelum mengenal definisi manajemen
perkantoran, kita harus mengenal istilah manajemen, berasal
dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti senimelaksanakan dan
mengatur.
Pengertian Manjemen menurut beberapa para ahli:
o Menurut G.R. Terry manajemen adalah
suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan
atau pengarahan suatu kelompok orang-orang kearah tujuan-tujuan organisasional
atau maksud-maksud yang nyata.
3
o Menurut Mary Parker Follet
Manajemen adalah suatu
seni untuk melaksanakan suatu pekerjaan melalui orang lain. Para manajer mencapai
suatu tujuan organisasi dengan cara mengatur orang-orang lain untuk
melaksanakan apa saja yang perlu dalam pekerjaan itu, bukan
dengan cara
melaksanakan pekerjaan itu oleh dirinya sendiri.
o Ricky W. Griffin
Mendefinisikan
manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian,
pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai
sasaran secara efektif
dan efesien.
o Menurut JamesA.F.Stoner manajemen adalah
suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan,dan pengendalian upaya
anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi
untuk mencapai tujuan
yang telah ditetapkan.
Manajemen adalah suatu keadaan terdiri
dari proses yang
ditunjukkan oleh garis mengarah kepada proses perencanaan, pengorganisasian,
kepemimpinan, dan pengendalian, yang
mana keempat proses tersebutsaling mempunyai fungsi masing-masing untuk
mencapai suatu tujuan organisasi. Sedangkan manajemen
kantor didefinisikan dari penggabungan manajemen dan
kantor.
Ada berbagai definisi
yang diberikan oleh para ahli tentang manajemen
kantor, diantaranya :
·
Manajemen perkantoran
adalah pengarahan dan pengawasan sebuah kantor untuk mencapai tujuannya
yang khusus dengan cara yang sehemat-hematnya´ (J.C.
Denyer1973).
·
Manajemen kantor dapat dirumuskan sebagai
perencanaan pengawasan, pengorganisasian pekerjaan kantor serta
menggerakkan mereka yang melaksanakan pekerjaan kantor tersebut untuk
mencapai tujuan-tujuan yang telah ditentukan terlebih
dahulu´ (GR
Terry,1974). Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa
Manajemen Kantor adalah kegiatan
yangdilakukan untuk mengelola, merencanakan, dan mengontrol setiap aktivitas
kantor, dimanahasil akhir kegiatan kantor ini berwujud pelayanan
informasi pada berbagai pihak.
4
BAB III
ANALISIS PEMBAHASAN
MANAJEMEN PERKANTORAN
Manajemen Perkantoran dan Perumusan
Organisasi
1. Pengertian Manajemen Kantor
Manajemen Kantor adalah Perencanaan, pengorganisasian, pengarahan,
pengkoordinasian dan pengawasan pekerjaan ketatausahaan untuk mencapai tujuan
yang telah diperkirakan.
Manajemen Kantor adalah seluruh kegiatan penataan yang
berhubungan dengan pelaksanaan tatausaha sebuah organisasi agar proses tersebut
mampu menyediakan informasi yang bermakna bagi proses pembuatan
keputusan.Manajemen bukan saja dapat dianggap sebagai suatu jenis ilmu, tetapi
juga aktivitas (kegiatan). Sebagai suatu ilmu dan aktivitas, manajemen
mempunyai sifat yang unik. Artinya, identitas manajemen berbeda dari ilmu dan
aktivitas lainnya.
Pekerjaan manajer dalam menilai dan mengatur pekerjaan
yang diselenggarakan c yaitu dengan cara pengawasan yang diperoleh melalui:
a) Developing performance
standard (perkembangan tingkat/derajat pekerjaan)
b) Measuring performance (pengukuran
hasil pekerjaan)
6
c) Evaluating results (penilain
hasil pekerjaan
d) Taking corrective action (pengambilan
tindakan perbaikan).
Keempat cara pengawasan melalui manajemen pengendalian dapat
dijelaskan sebagai berikut:
a) Develoving performance
standard
b) Pekerjaan yang harus di
selesaikan oleh manajer dalam menetapkan alat – alat pengukuran (yard
– stick). Dengan alat itu, dinilainya hasil pekerjaan orang yang harus
melapor padanya
c) Measuring performance
d) Menetapkan status pekerjaan yang
sedang dilaksanakan dan yang telah selesai. Hal ini dapat dicapai melalui
pengamatan, laporan dan catatan berbagai kegiatan.
e) Evaluating result
Menetapkan arti perbedaan – perbedaan dan kekecualian –
kekecualian dengan cara membandingkan hasil pekerjaan yang sebenarnya dengan
ukuran hasil pekerjaan.
f) Taking corrective
action
Meluruskan dan mengadakan perbaikan terhadap penyimpangan –
penyimapangan yang terjadi. Fungsi pokok manajemen dalam perkantoran yang merupakan
pekerjaan manajer seperti berikut:
- Perencanaan (pleaning)
- Menjelaskan, memantapkan dan
memastikan tujuan yang dicapai
- Meramalkan peristiwa atau
keadaan pada waktu yang akan dating
- Memperkirakan kondisi –
kondisi pekerjaan yang dilakuka
- Membuat kebijaksanaan,
prosedur, standard dan metode – metode untuk pelaksanaan kerja
- Memikirkan peristiwa dan
kemungkinan akan terjadi
- Mengubah rencana sesuai dengan petunjuk
hasil pengawasan
7
2. Pengorganisasian (organizing)
- Membagi pekerjaan kedalam tugas
– tugas operasional
- Mengelompokan tugas – tugas
kedalam posisi – posisi secara operasioanal
- Menggabungkan jabatan –
jabatan operasional kedalam unit – unit yang saling berkaitan
- Memilih dan menetapkan orang
untuk pekerjaan yang sesuai
- Menjelaskan persyaratan dari
setiap jabatan
- Menyesuaikan wewenang dan
tanggung jawab bagi setiap anggota
- Menyediakan berbagai fasilitas
untuk pegawai
- Menyelaraskan organisasi sesuai
dengan petunjuk hasil pengawasan
3. Penggerakan (Actuating)
- Melakukan kegiatan partisivasi
dengan senang hati terhadap semua keputusan, tindakan atau perbuatan
- Mengarahkan dan menantang orang
lain agar bekerja sebaik – baiknya
- Memotivasi anggota
- Berkomunikasi secara efektif
- Meningkatkan anggota agar
memahami potensinya secara penuh
- Memberikan imbalan penghargaan
terhadap pekerja yang melakukan pekerjaan dengan baik
- Mencukupi keperluan pegawai
sesuai dengan kegiatan pekerjaannya
4. Pengendalian (controllig)
- Berupaya memperbaiki pengarahan
sesuai dengan petunjuk pengawasan
- Membandingkan hasil – hasil
pekerjaan dengan rencana secara keseluruhan
- Menilai hasil pekerjaan dengan
standard hasil kerja
- Membuat media pelaksanaan
secara tepat
- Memberitahukan media pengukur
pekerjaan
- Memindahkan data secara
terperinci agar dapat terlihat perbandingan dan penyimpangan –
penyimpangannya
8
- Membuat saran tindakan –
tindakan perbaikan jika dirasa oleh anggota
- Memberitahu anggota – anggota
yang bertanggung jawab terhadap pemberian penjelasan
- Melaksanakan pengawasan sesuai
dengan petunjuk hasil pengawasan.
- 3. Proses Manajemen Kantor
a. Perencanaan kantor
Meliputi segala aktivitas peramalan mengenai hal ihwal yang
harus dilakanakan dana cara-cara pelaksanaannya dalam bidang tata usaha kantor.
Maksud perencanaan kantor adalah mencapai efesien yang tertinggi dalam
pelaksanaan tata usaha tersebut.
b. Pengorganisasian kantor
- Suatu proses penyusunan kerja
sama antara elemen-elemen kantor untuk mencapai tujuan tertentu.
- Adalah suatu sistim kerja sama
yang meliputi pola pembagian kerja, susunan hubungan kerja, lalu lintas
wewenang dan tanggung jawab antara para petugas dan struktur hubungan
tersebut.
c. Pengoordinasian kantor
Merupakan suatu kegiatan untuk menjamin kerja
sama dan partisipasi sejumlah kegiatan kantor Pengawasan kantor (Pengendalian).
d. Tujuan kantor